GURU BERMUTU, KAPAN YA?

Saudara-saudaraku Bapak dan Ibu Guru se-Indonesia, Guru, sebuah profesi yang dulu dianggap sebelah mata walaupun dengan beban tanggung jawab yang besar untuk mendidik generasi penerus bangsa, sekarang menjadi profesi yang diincar banyak orang. Lihat saja, animo lulusan sekolah menengah untuk masuk ke Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) jauh melebihi perguruan tinggi lain. Itu adalah sebuah kemajuan. Bicara pendidikan tidak lepas dari bicara seorang guru sebagai salah satu komponen di dalamnya. Isu-isu strategis yang berkembang saat ini menyangkut pendidikan ada tiga faktor yaitu

  1. Mutu pendidikan
  2. Relevansi pendidikan
  3. Akses pendidikan

Walaupun secara kesejahteraan guru itu meningkat, tetapi tidak serta merta wajah pendidikan Indonesia menjadi lebih baik. Ini bisa dilihat dari alasan berikut :

  1. Kualitas pendidikan belum sebagaimana yang diharapkan
  2. Nilai Ujian Nasional  cenderung tetap/jikalau meningkat maka peningkatannya tidak signifikan
  3. Alumni sekolah tidak siap kerja/menganggur

Alasan tersebut didukung oleh data berikut :

  1. Perbandingan Internasional Prestasi Literasi Membaca Indonesia pada posisi 39
  2. Perbandingan Internasional Prestasi Literasi Matematika Indonesia pada posisi 39
  3. Perbandingan Internasional Prestasi Literasi I P A Indonesia pada posisi 38

Bagaimana menjawab isu-isu strategis tersebut?
Perlu kerjasama yang terpadu antar lini dari tingkat pengambil kebijakan (dalam hal ini menteri) sampai pelaku di lapangan (dalam hal ini guru). Menurut Ibrahim Bafadal, beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah :

  1. Peningkatan Mutu Pendidikan melalui Pendidikan moral, etika, estetika, ilmu; peningkatan daya saing pendidikan tinggi;  pendidikan guru profesional; sistem sertifikasi guru; INOVASI PEMBELAJARAN; peningkatan pembinaan pendidikan beorientasi pembelajaran.
  2. Peningkatan Relevansi Pendidikan melalui Pembaharuan kurikulum, Reformasi manajemen pendidikan , dan
  3. Peningkatan Akses Pendidikan melalui Penuntasan wajin belajar pendidikan dasar, pendidikan anak dini usia dan EFA, Penanganan anak putus sekolah, buta huruf, dan kesetaraan

Sekolah sebagai garda terdepan dalam memajukan pendidikan di negeri harus segera berbenah dan mencari terobosan-terobosan untuk mencapai tujuan belajar yang bermutu. Sekolah yang baik harus memiliki :

  1. Sistem Pembelajaran yang bagus
  2. Guru yang inovatif
  3. Kepala Sekolah yang berkepemimpinan pengajaran

Karena kita sebagai guru marilah kita ubah pola pembelajaran kita dengan cara :

  1. Pendidikan dalam arahan dan bimbingan guru menjadi Pembelajaran eksplorasi oleh siswa
  2. Mata pelajaran yang terpisah-pisah menjadi Pembelajaran tematik/proyek
  3. Penekanan pada ingatan siswa menjadi penekanan pada kreatifitas anak
  4. Motivasi eksternal menjadi motivasi instrinsik
  5. Pembelajaran secara klasikal menjadi pembelajaran individual/konstektual

Semoga kita menjadi guru yang bermutu dan berhasil menciptakan pengajaran yang bermutu untuk anak didik yang bermutu pula sehingga bangsa ini menjadi bangsa yang bermutu.

Tentang sirodjuddinardan

Saya adalah seorang guru yang ingin mengembangkan pembelajaran tanpa batas
Pos ini dipublikasikan di Artikel dan tag , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke GURU BERMUTU, KAPAN YA?

  1. priya_di berkata:

    Tulisan yang sangat berbobot……
    gambaran keprofesioanalan guru tampak dalam tulisan – tulisan pak ardan…..
    andaikan sebagaian besar saja guru di Indonesia seperti njenengan ………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s